Langsung ke konten utama

Pahlawan Itu Emak

Tubuh tipisnya seperti wayang kulit saja. Tapi jangan dikira, tenaganya lebih perkasa dari pada yang kupunya. Aku lebih lemah gemulai bak penari bedaya. 

Subuh, bersamaan dengan kokok ayam, tubuh renta itu telah beradu dengan kayu dan tungku. Menjerang air pun membuat perapian untuk melawan dinginnya udara kampung di lereng gunung yang mampu membuat persendian ngilu. Jemari yang mengeriput, masih lihai menyeduh kopi untuk kekasih hati yang setia mendampingi. 

Usianya sudah melampaui bilangan tujuh puluh, namun raut mukanya masih nampak seperti perempuan berusia tahun emas. Siang hari menyunggi kayu bakar yang diambilnya dari ladang.
Aku memanggilnya emak. Ibu dari ibuku. Seorang dukun beranak desa. Setiap saat selalu siaga. Tengah malam pun pagi buta. Jika ada ibu-ibu yang membutuhkan pertolongan melahirkan, dan di jaman itu bidan belum merambah pedesaan, emakkulah yang dengan sabar membantu persalinan mereka.


Berapapun jauh dan berbatu jalan yang ia tempuh, tak pernah berat kakinya untuk melangkah maju. Emak. Bagiku dia pahlawan meski tanpa bintang jasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudahkah Voice, Choice, dan Ownership Siswa Kita Akomodir untuk Membentuk Karakter Kepemimpinan pada Murid?

  Koneksi antar materi Modul 3.3 Sri Widyowati Kinasih, S.Pd CGP 5 Kelas 72 Kabupaten Malang Jawa Timur Tahun 2022   Sudahkah Voice (suara), Choice (pilihan, dan Ownership (kepemilikan) Siswa kita akomodir untuk Membentuk Karakter Pemimpin?   Saya merasa semakin senang dan yakin, bahwa marwah guru Indonesia akan kembali jika semua guru Indonesia benar-benar mengimplementasikan Filosofi Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara. Bahwa setiap anak yang lahir seperti kertas putih dengan tulisan samar, maka tugas guru adalah menebalkan tulisan yang samar tersebut, menebalkan kodrat baiknya untuk kebermanfaatan kelak dalam hidupnya. Tak hanya itu, bahwa metavora mendidik siswa layaknya merawat padi, maka sebagai guru kita harus paham masinmasing karakter siswa, sehingga pembelajaran yang benar-benar berpihak pada murid dapat terwujud. Dengan demikian, pembelajaran tidak melulu intriksi dari guru, tetapi juga bagaimana suara dan pendapat mereka didengarkan dengan ba...

1.1.a.8. Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

Ditulis oleh: Sri Widyowati Kinasih, S.Pd Calon Guru Penggerak Angkatan 5 Tahun 2022 Kelas 72- Kabupaten Malang-Jawa Timur             Filosofi Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara             Dalam buku tua yang berjudul “Karya Ki Hajar Dewantara” penulis menemukan banyak catatan tentang pandangan R. Soewardi Soeryaninrat (Ki Hajar Dewantara) mengenai pendidikan dan pengajaran.             Di dalam buku tersebut disebutkan bahwa pengajaran adalah bagian dari pendidikan. Dengan kata lain, bahwa pengajaran adalah sebuah proses mentransfer pengetahuan dan keterampilan yang dapat bermanfaat bagi kehidupan anak, baik lahir maupun batin.              Selain pengajaran juga dijelaskan tentang pendidikan yang berarti proses menuntun segala kekuatan kodrat ya...

Materi Kelas 5 Tema1 ST1 PB2 Organ Gerak Hewan

Materi Kelas 5 Tema 1 ST 1 PB 2 Assalamu’alaikum wr wb Apa kabar anak kelas 5 hebat di seluruh Indonesia? Semoga kalian senantiasa sehat dan tetap semangat. Tujuan setelah  belajar materi  ini, kalian diharapkan antara lain: 1.   Mampu menyusun dan merangkai cerita secara runtut. 2.   Mampu mengolah informasi dan data menjadi sebuah cerita secara tepat 3.   Mampu menyebutkan organ gerak hewan serta fungsinya 4.   Mampu mengidentifikasi gerak ikan di air. Gambar cerita merupakan gambar atau serangkaian gambar yang mengandung sebuah cerita. Contoh gambar cerita adalah gambar ilustrasi.   Gambar ilustrasi dapat   berupa foto atau gambar tangan. Contoh ragam gambar iustrasi dapat kalian lihat pada cergam, komik , pamvlet, kartun, dsb.  (tunjukkan slight gambar komik, cergam, kartun) Objek gambar ilustrasi dapat berupa gambar manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan. Serta benda yang ada di sekitar kita. A...